Friday, January 15, 2016

Sudah menjadi sebuah rahasia umum, bahwa komputer merupakan seperangkat sistem yang sangat membantu kinerja kita sebagai manusia. Namun apabila tidak dilindung dengan baik, komputer juga bisa berbahaya, seperti adanya virus, spam, atau bahkan penipuan berkedok cyber crime. Untuk mencegah terjadinya hal yang tidak kita inginkan seperti itu, maka muncul sebuah istilah yang sering kita kenali dengan sebutan sistem keamanan komputer. Lalu apa yang dimaksud dengan sistem keamanan komputer?

Sistem Keamanan Komputer - Teknologi

Sistem keamanan komputer merupakan sebuah perisai yang dibuat untuk melindungi dari berbagai serangan yang tentunya sangatlah tidak kita inginkan. Semakin maraknya pengguna komputer pada saat ini, kita sebagai pengguna komputer sangatlah membutuhkan yang namanya sistem keamanan komputer.

Apalagi ditambah dengan saling terhubungnya antara pengguna yang satu dengan pengguna yang lain yang kini telah menyebar sampai ke penjuru dunia melalui internet, tentu kita tidak mau apabila seseorang berbuat yang tidak kita inginkan kepada kita.

baca : menentukan spesifikasi komputer server yang baik

Sistem keamanan komputer berkaitan erat dengan yang namanya penjagaan dan pertahanan diri dari serangan, gangguan, maupun ancaman. Bagi sebagian orang awam, sistem pertahanan ini sering juga disebut dengan istilah antivirus.

Meskipun sistem keamanan ini sangatlah berarti bagi kita agar para penjahat komputer sulit untuk mengganggu kita, namun hal ini tidak menjamin bahwa kita dalam keadaan aman yang sepenuhnya. Namun setidaknya program ini telah meminimalisir terjadinya gangguan yang mengancam kita setiap saat.

Aspek Penting dalam Sistem Keamanan Komputer

Dalam sistem keamanan komputer terdapat beberapa aspek penting yang perlu kita perhatikan, meliputi:

Privacy
Privasi adalah aspek yang paling utama yang perlu mendapat perlindungan dalam sebuah komputer. Hal yang berbau rahasia pribadi tentunya tidak ingin bila suatu saat harus terbeberkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Confidentiality
Aspek ini juga bersifat pribadi, hanya saja bisa tetap tersebar meskipun sudah kita amankan. Yang tergolong dalam aspek ini mencakup biodata pribadi seperti, nama lengkap, alamat rumah, dan sebagainya. Tentu saja ada tujuan lain mengapa privasi yang satu ini disebar luaskan.

Integrity
Aspek ini lebih ditekankan pada sebuah informasi yang tidak boleh diketahui dan diubah oleh pihak lain. Pada kebanyakan kasus yang sering muncul adalah pada penyadapan e-mail yang sedang dikirim. Kemungkinan yang terjadi adalah isi dari suatu e-mail akan berubah pada saat di baca oleh penerima.

Autentication
Aspek ini menyangkut mengenai keautentikan data disaat kita mengakses masuk pada sebuah sistem. Contohnya kita memerlukan suatu data dan password yang benar � benar valid untuk masuk kedalam sebuah sistem.

Antisipasi
Salah satu cara untuk mendukung dan melaksanakan keamanan pada komputer adalah dengan mengadakan pertahanan, pengawasan, dan tidak sembarangan melakukan hal yang bisa merugikan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memasang berbagai antivirus, antimalware, firewall, dan berbagai software lain.

Cara lain adalah membatasi gerak, misalkan tidak menancapkan sembarang flashdisk, tidak sembarangan mendownload file melalui internet yang jelas sekali dapat membahayakan komputer.

Secara menyeluruh, sistem keamanan komputer memang diperlukan oleh seluruh pengguna komputer. Fungsi lainnya adalah untuk melindungi komputer dari berbagai serangan yang merugikan seperti malware, virus dan kawan-kawan.

Meskipun dipasangnya sebuah sistem keamanan komputer tidak menjamin keamanan secara utuh atau 100%, namun setidaknya ini merupakan langkah yang tepat untuk mencegah terjadinya kerusakan. Bukankah mencegah itu jauh lebih baik daripada mengobati? Semoga bermanfaat.

Post a Comment: