Wednesday, August 31, 2016

Membuat web server di rumah itu susah2 gampang sebenarnya dan tidak semahal yang kita bayangkan, yang perlukan hanyalah perangkat laptop/PC/komputer serta konektifitas internet seperti Telkom Speedy. Perlu kalian ketahui kalau Speedy menggunakan Dynamic Public IP jadi setiap restart modem maka IP publik otomatis akan berubah menjadi IP yang baru lagi, karenalah  itu kita perlu menggunakan DDNS (Dynamic DNS) untuk mengatasi hal ini.

Telkom Speedy sudah menyediakan servis tambahan untuk solusi Dynamic IP yaitu SpeedyDDNS.net. Ada dua plan yaitu:

Basic: 1 hostname dengan biaya Rp. 5.000/Bulan
Pro: 10 hostname dengan biaya Rp. 10.000/Bulan

Selain itu ada juga yang gratisan misal No-IP. Nah saya akan menggunakan versi gratisan untuk tutorial ini.

Solusi DDNS
Pertama kita membuat akun di No-IP terlebih dahulu, lalu buatlah satu hostname dengan menggunakan salah satu domain mereka misalexample.ddns.net

Setting Modem
Saya menggunakan TP-Link yang merupakan router bawaan dari Speedy. Coba masuk ke settingan router kalian, misal 192.168.1.1.

Perlu diingat kalau kita harus menggunakan IP statik untuk local IP address PC ataupun laptop yang ingin digunakan sebagai web server. IP lokal yang bersifat statik ini bisa diset lewat modem, lihat gambar.


Untuk menyettingnya masuk ke Interface Setup -> LAN. Hostname PC saya adalah Dan-PC dan IP statiknya diset ke 192.168.1.2.
Jika kalian tidak menemukan settingan DHCP server ini, untuk mengetahui local IP address-nya bisa melihat Network Connection Details pada komputer ataupun laptop yang ingin dijadikan web server.

Setelah local IP address sudah diset kemudian masuk ke Advanced Setup -> NAT.

Pilih Virtual Circuit yang digunakan, misal PVC7 (lihatlah status modem mana virtual circuit yang saat ini kita gunakan). Klik Virtual Server.


Lalu buatlah dua buah rule yaitu port 80 (HTTP_Server) dan port 443 (HTTPS). Misal laptop/PC/komputer kita menggunakan local IP 192.168.1.2 maka isikan Local IP Address dengan IP tersebut.

Setelah itu masuk ke Access Management -> DDNS.

Isikan hostname yang sudah kita buat tadi di No-IP lalu masukkan username serta password akun No-IP. Jika menggunakan SpeedyDDNS maka kita tidak perlu melakukan langkah diatas dan bisa langsung menginstall web sever

Jika pada setting DDNS tidak ada opsi No-IP maka coba install Dynamic DDNS Client Update dan biarkan setting DDNS deactivated: Download softwarenya.

Setting web server di laptop/PC
Laptop saya menggunakan Windows 7 dan untuk web server menggunakan XAMPP. Langsung saja download dan install di laptop/PC/komputer kita. Misal instalasi xampp-nya di folder C:/xampp.

baca artikel lainnya : cara mengatasi limited wifi windows

Saya akan menggunakan HTMLy untuk blogging platformnya supaya minim resources seperti blog ini karena tidak menggunakan database. Jadi nanti alamat blog kita sesuai dengan hostname yang sudah dibuat tadi yaitu example.ddns.net.

Pertama buat Virtual Host di C:/xampp/apache/conf/extra/httpd-vhosts.conf. Tambahkan kode virtual host berikut:



Buatlah folder htmly di C:/xampp/htdocs lalu buka XAMPP control panelnya dan klik Start pada module Apache.


Instalasi HTMLy

Nah sekarang kita tinggal menginstal HTMLy di subdomain No-IP kita tadi. Ada dua cara instalasinya yaitu menggunakan installer dan menggunakan source code yang berupa file zip.

Kita pilih cara yang paling mudah yaitu menggunakan installer:

Pertama download installer.php di halaman berikut: HTMLy Installer. Klik kanan pada installer.php dan pilih "Save link as...", klik "Save".

Taruh file PHP tersebut di folder htmly yang sudah kita buat sebelumnya.

Lalu kunjungi subdomain No-IP kita untuk memulai proses instalasinya di http://example.ddns.net/installer.php.

Setelah selesai coba kunjungi web server pribadi kita yang berisikan blog HTMLy di alamat example.ddns.net. (ref: danlogs.com)

Post a Comment: